Analis: Likuiditas, ukuran pasar modal RI jauh melampaui "Standalone"
Jakarta(Beritakanankiri), Analis pasar modal Hans Kwee menilai usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia menjadi Standalone Market kontras dengan penilaian FTSE Russell yang mempertahankan status Indonesia sebagai pasar berkembang sekunder. "Pengumuman konsultasi dari MSCI ini terasa kontras dan tidak sejalan dengan apresiasi objektif yang telah diberikan oleh lembaga indeks global lainnya seperti FTSE," kata Hans berdasarkan keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat. Menurut dia, FTSE Russell merespons positif reformasi pasar modal yang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama lembaga pengatur mandiri ( self-regulatory organization /SRO). Dalam evaluasi tahunan yang diumumkan pada 6 Oktober 2026, FTSE Russell mempertahankan Indonesia dalam kategori Secondary Emerging Market tanpa memasukkannya dalam daftar pantauan ( watchlist ) perubahan klasifikasi. "Kita sudah melihat sendiri bagaimana ...